Menjaga Sahur dan Mengakhirkannya

Menjaga Sahur dan Mengakhirkannya | al-uyeah.blogspot.com
Sahur merupakan berkah (kebaikan) dunia dan akhirat kita. Sahur akan menambah kekuatan bagi orang yang berpuasa sehingga kesehatannya bisa terjaga. Selain itu, seorang dengan sahur bisa meraih pahala, karena mengikut sunnah.

Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,

تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ فِيْ السَّحُوْرِ بَرَكَةً

Bersahurlah, karena sesungguhnya di dalam sahur terdapat berkah”. [HR. Al-Bukhoriy (1923), dan Muslim (1095)]

Satu hal yang perlu dicatat bahwa bersahur sunnahnya diakhirkan sampai menjelang adzan (sekitar 15 atau 20 menit sebelum adzan shubuh), bukan dipercepat. Karenanya, kelirulah sebagian orang yang makan setelah sholat isya’, atau waktu jam 12 malan, atau jam 3 malam.

Perhatikan Zaid bin Tsabit -radhiyallahu anhu- berkata, “Kami sahur bersama Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam-, lalu beliau bangkit untuk sholat”. Anas bertanya (kepada Zaid), “Berapakah (waktu senggang) antara adzan dan sahur?”. Zaid menjawab,

قَالَ قَدْرَ خَمْسِيْنَ آيَةً

Lamanya seperti membaca 50 ayat”. [HR. Al-Bukhoriy (1821), dan Muslim (1097)]

Atsar ini menunjukkan bolehnya makan sampai terdengar adzan shubuh. Jika sudah terdengar, maka berhentilah makan. Ini bertentangan dengan kebiasaan kaum muslimin di Indonesia Raya, mereka enggan maka ketika sudah tiba saatnya waktu imsak walaupun belum adzan shubuh, karena berpatokan pada “Jadwal Imsakiyyah” yang disebarkan oleh sebagian orang jahil. 

Adapun di zaman Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam-, waktu imsak (menahan diri dari makan, minum, dan lainnya) adalah ketika terdengar adzan yang menunjukkan masuknya waktu sholat fardhu shubuh. Inilah petunjuknya Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- dan para sahabat.

Amer bin Maimun Al-Jazariy berkata, “Para sahabat Muhammad -Shollallahu ‘alaihi wasallam- adalah orang yang paling cepat berbuka, dan paling lambat bersahur”. [HR. Al-Baihaqiy dalam Al-Kubro (7916)]

Jadi, para sahabat cepat berbuka ketika telah melihat matahari tenggelam dengan sempurna yang menunjukkan masuknya waktu maghrib, dan menangguhkan waktu sahur sampai mereka melihat fajar shodiq yang menunjukkan masuknya waktu sholat shubuh.
Alhamdulillah, setelah sekian lama hiatus, aluyeah kembali online. What's new on aluyeah? cek di about us. Semua tulisan di blog aluyeah dan media sosialnya, dibuat dengan cinta untuk pribadi dan keluarga kecil mimin. Namun jika mamen mendapatkan manfaat darinya, maka Alhamdulillah. Saran dan nasihat buat mimin, tulis di kolom komentar.

Ada pertanyaan? antum tanyakan ke asatidzah. Datang saja ke majelis ilmu terdekat, buka Info Kajian, atau hubungi website/channel rujukan mimin di bawah. Baarakallahu fiikum.
Previous
Next Post »
0 Komentar

Silakan tuliskan komentar, saran dan nasihat antum. Namun tidak semua akan tampilkan.