Let's Change The World By Holding Tauhid And Sunnah

Kami percaya dunia menjadi lebih baik ketika tegak tauhid dan sunnah di bumi ini

Artikel

Mamen bisa dapatkan artikel seputar Islam yang bisa menambah pemahaman kita mengenai Islam.

Audio

Download audio kajian dari asatidz terpercaya agar kita lebih mantap dalam memahami agama ini.

Join Us

Bergabung dengan mamen lainnya di page facebook dan twitter untuk update artikel keren dan artwork awesome.

Milik Siapakah Syafaat?

Milik Siapakah Syafaat? | al-uyeah.blogspot.com
Syafaat adalah milik Allah semata, dan semua urusannya kembali kepada Allah. Dialah yang akan memberikan izin kepada siapa yang dikehendaki-Nya untuk mendapatkan dan memberikannya. Allah 'Azza wa Jalla berfirman:

قُلْللهِالشَّفَاعَةُجَمِيْعًا

Katakan bahwa syafaat itu semuanya milik Allah.”(Az-Zumar: 44)

Ibnul Jauzi rahimahullahu dalam tafsirnya mengatakan:

“Seseorang tidak akan sanggup memilikinya melainkan dengan kehendak-Nya. Dan seseorang tidak akan bisa memberikan syafaat melainkan dengan izin-Nya.”(Zadul Masir hal. 1232)

Berdasarkan hal ini, maka meminta syafaat kepada selain pemiliknya merupakan kesyirikan yang sangat besar. Orang yang memintanya kepada selain Allah akan terhalangi untuk mendapatkannya kelak di sisi Allah. Karena orang yang akan mendapatkannya adalah orang yang bersih dari kesyirikan dan mereka yang diridhai.

Apakah Hamba akan Bisa Memberikan Syafaat?

Telah dijelaskan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam Sunnahnya bahwa selain Allah bisa memberikannya, namun tetap tidak terlepas dari kehendak Allah dan harus terpenuhi syaratnya. Mereka adalah para nabi, malaikat, orang-orang yang beriman, dan anak-anak terhadap kedua orang tuanya.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

فَيَقُوْلُاللهُعَزَّوَجَلَّ: شَفَعَتِالْمَلاَئِكَةُوَشَفَعَالنَّبِيُّوْنَوَشَفَعَالْمُؤْمِنُوْنَوَلَمْيَبْقَإِلاَّأَرْحَمُالرَّاحِمِيْنَ

Allah 'Azza wa Jalla berfirman: Malaikat akan memberikan syafaat, para nabi memberikan syafaat, dan kaum mukminin akan memberikan syafaat, dan tidak tersisa kecuali milik Allah.”

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّمِنْأُمَّتِيمَنْيَشْفَعُلِلْفِئَامِوَمِنْهُمْمَنْيَشْفَعُلِلْقَبِيْلَةِوَمِنْهُمْمَنْيَشْفَعُلِلْعُصْبَةِوَمِنْهُمْمَنْيَشْفَعُلِلرَّجُلِحَتَّىيَدْخُلُواالْجَنَّةَ


Sesungguhnya dari umatku ada orang yang akan memberikan syafaat kepada sekelompok orang. Dan di antara mereka ada juga yang akan memberikan syafaat kepada sebuah qabilah. Dan di antara mereka ada yang memberikan syafaat kepada al-’ushbah. Dan di antara mereka ada yang akan memberikan syafaat kepada satu orang, sehingga mereka masuk surga.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

مَامِنَالنَّاسِمِنْمُسْلِمٍيُتَوَفَّىلَهُثَلاَثٌلَمْيَبْلُغُواالْحِنْثَإِلاَّأَدْخَلَهُاللهُالْجَنَّةَبِفَضْلِرَحْمَتِهِإِيَّاهُمْ

Tidaklah seorang muslim ditinggal tiga anaknya yang mati belum baligh melainkan Allah akan masukkan dia ke dalam surga dengan keutamaan rahmat-Nya kepada mereka.”

Dan semua hadits yang menjelaskan tentang syafaat memperkuat bahwa di antara hamba-hamba Allah ada yang akan memberikan syafaat di sisi-Nya.

Dikutip dari "Benarkah Syafaat Diminta Kepada Selain Allah? Bagian 2"
Penulis : Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah

Jika artikel ini bermanfaat, bantu share artikel ini. Lets change the world together mamen!


0 comments:


Silakan tuliskan komentar mamen. Atau kamu bisa inbox mimin di page al uyeah, atau mention di twitter al uyeah